Barbarosa, Panglima Angkatan Laut Turki Utsmani yang Ditakuti

Barbarosa panglima armada laut Turki

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

Barbarosa, atau Khairudin Barbarosa merupakan panglima angkatan laut Turki Utsmani, tepatnya pada era Sultan Sulaiman memimpin.

Khairudin Barbarosa dicitrakan Barat sebagai bajak laut. Jauh dari itu, dirinya lah yang panglima angkatan laut tangguh dan ditakuti di laut. Menurut catatan sejarah, Ia berhasil menguasai pantai Spanyol dan menghancurkan angkatan laut Pasukan Salib di Laut Mediterania.

Tak hanya itu, perannya dalam membantu Sultan Sulaiman menghadapi Spanyol sangat besar. Tercatat dirinya telah menyelamatkan ribuan muslim Spanyol dari tirani Kristin Eropa.

Baca Juga :   Dibalik Kesuksesan Asim Garoot, Konsultan Hotel dan Travel Arab Saudi Keturunan Garut, Jawa Barat

Muslim di Spanyol dibunuh, dipaksa masuk Kristen, dan dijadikan budak. Mendengar kabar itu, dirinya tak tinggal diam. Segera, pada tahun 1529 M, dirinya mengirimkan sejumlah armada kapal laut untuk mengangkut sekurangnya 7000 muslim Spanyol untuk diselamatkan.

Barbarosa mendapat mandat dari Sultan Sulaiman untuk menghadang serangan Spanyol di Laut Mediterania. Spanyol dinyatakan kalah telak, dengan kerugian yang sangat besar.

Peran Khairudin Barbarosa untuk Turki Utsmani

Sederet prestasi ia torehkan bersama dengan armada laut Turki. Tak hanya itu, dia juga tercatat berhasil menjalin kerja sama militer dengan Perancis dalam membebaskan Kota Nice pada 1543 M.

Untung bagi kerajaan Utsmani, berkat keberhasilan itu Turki mendapat hak kuasa atas kota pelabuhan Toulon. Selanjutnya, Kota Toulon dijadikan sebagai basis militer dan pelabuhan Kerajaan Utsmani di Laut Mediterania bagian barat

Pada tahun 1535 gabungan sekutu Charles V dan Andrea Doria yang berubah nama menjadi Knight of Malta menyerang dan merebut Tunisia dengan 25.000 lebih pasukannya dalam 500 kapal.

Pertempuran tidak imbang dan Tunisia jatuh ke tangan Spanyol. Barbarossa meskipun kalah pada tahun-tahun selanjutnya berhasil menguasai kepulauan Beleares dan merampas kapal-kapal Portugis dan Spanyol di selat Gibraltar.

Baca Juga :   Kalimat yang Diajarkan Rasulullah Ketika Sakit

Tahun 1538 sekutu gabungan Italia Spanyol berperang di Preveza, tepatnya di teluk Actium tempat pertempuran Octavian melawan Antonius dan Cleopatra dahulu kala. Preveza kala itu merupakan pelabuhan penting di Laut Tengah.

Andrea memimpin 40 kapalnya dan Barbarossa dengan 20 kapal, tetapi dengan kecerdikan Barbarossa atas informasi telik sandinya, pada pagi hari armada Barbarossa telah siap di mulut teluk Preveza dari tiga arah dan membombardir armad a Andrea hingga mundur dari pertempuran.

Berita Terkait