Hangka, Novelis Muda Alumni Gontor Raih Penghargaan IBF Award 2020

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

Anak Indonesia tak ada henti-hentinya menorehkan prestasi, kali ini berasal dari Novelis muda Indonesia berbakat, Hangka, menerima penghargaan Islamic Book Fair (IBF) Award 2020 sebagai Buku Islam Terbaik kategori Fiksi Dewasa. Penghargaannya tersebut diberikan dalam pagelaran IBF 2020 yang diselenggarakan di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta pada (26/2/20).

Baca Juga :   TFA Sukses Manjakan Driver Grab di Tanah Suci

Hangka mengaku terkejut dengan torehan yang ia raih. “Ini kejutan yang luar biasa. Saya enggak menyangka sebelumnya. Terima kasih kepada semua pihak yang sudah membantu menerbitkan novel ini dengan maksimal,” ujar Hangka.

Melalui Buku yang berjudul “1/4“, Nanti dan Kembali”, terbitan Rene Islam (Imprint Rene Turos Group), Hangka menjadi nama pena dari Muhammad Kamal Ihsan.

Baca Juga :   Besok! Dieng Culture Festival Akan Digelar, 23 Pertunjukan Siap Menghibur

Dirinya Lahir di Banjarmasin, 12 Agustus 1994, Hamgka adalah lulusan Pondok Modern Gontor tahun 2013 dan Universitas Al-Azhar Mesir tahun 2019. Dan saat ini anak bungsu dari tiga bersaudara yang juga hafiz Qura ini ini sedang ini sedang mengeyam pendidikan Pascasarjana di Universitas Al-Azhar Mesir Fakultas Ushuluddin Jurusan Hadis dan Ilmu Hadis.

Buku 1/4 merupakan karya kedua Hangka setelah melahirkan karya pertamanya berjudul “5 Titik 1 Koma”.

Hangkaemgaku bakat menulisnha tersebut sudah diasah sejak kecil, terutama ketika masih jadi santri di Gontor. Dirinya sangat lah aktif di wadah literasi santri bernama “Darussalam Pos”.

Bahka tak hanya penghargaan IBF Award, Hangka juga pernah meraih juara 2 dalam lomba cipta puisi Nasional Event Hunter Indonesia menyisihkan ribuan puisi dari seluruh Indonesia.

“Gaya penulisan Hangka mengingatkan saya pada sosok Tere Leye dan Ahmad Fuadi. Saya kira kita harus bersiap-siap menyambut kehadiran seorang penulis muda yang tidak saja berbakat, tapi juga ganteng, tawadhu’ dan paham ilmu agama,” ujar Luqman Hakim Arifin, CEO Penerbit Renebook.

Bahkan salah satu penulis novel ternama Negeri 5 Menara, Ahmad Fuadi, menjelaskan buku tersebut menerangkan tentang jendela-jendela kesempatan yang selalu bisa dibuka untuk kembali, menkadi lebih baik.

Tak hanya itu, Penulis Senior Indonesia, Aguk Irawan juga ikut berkomentar tentang buku ini.

“Hazrat Inayat Khan mengatakan bahwa perjalanan spiritual itu berbanding lurus dengan perjalanan kaki melangkah, bekalnya 3 hal yang esensial, tekad, keberanian dan kepasrahan. Novel 1/4 ini  menguraikan statament itu dengan rinci, indah, dan alur yang tak terduga. Dua jempol buat penulisnya!”

Berita Terkait