Kisah Abu Hurairah yang Memiliki Ingatan Kuat

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

Abu Hurairah merupakan salah satu sahabat Nabi yang masuk Islam sesudah masa hijrah.

Kecintaannya terhadap kebenaran telah membawanya kepada Islam setelah perang khaibar pada tahun 7 Hijriyah sehingga hal itu menuntunnya untuk bersahadat dihadapan Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Baca Juga :   Wanita dari Ahlul Bait Nabi Bernama Durrah binti Abu Lahab

Abu Hurairah hanya berjumpa dengan Rasulullah hanya dalam kurun waktu yang dibilang sangat singkat, yakni selama empat tahun.

Namun empat tahun tersebut tidak disia-siakannya. Ia menggunakan waktu itu untuk menjadi pelayan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan setia mengikuti kemana saja Rasulullah pergi.

Ia tak pernah absen dari majlis yang Rasulullah laksanakan. Abu Hurairah pun tidak hanya belajar langsung dari sumbernya, namun dia juga merekam kata demi kata yang terucap dari mulut Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Abu Hurairah menyimpan setiap momen persoalan yang Rasulullah selesaikan. Jadi nantinya akan berguna jika terjadi permasalahan yang sama.

Adapun satu keistimewaan yang dimiliki oleh Abu Hurairah tetapi tidak dimiliki oleh sahabat yang lain. Dirinya terkenal dengan ingatannya yang samgat kuat. Abu Hurairah bisa mengingat dengan mudah, termasuk semua perkataan dengan detil betapapun panjangnya. Dan ingatan tersebut bisa ia pertahankan hingga akhir hayatnya.

Baca Juga :   Malunya Malaikat Dihadapan Ustman bin Affan

Ia sadar bahwa Abu Hurairah sanga tertinggal oleh sahabat lain yang sudah masuk Islam lebih dulu.

Padahal Abu Hurairah sangat mencinai kebenaran, begitu mencinti Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan begitu mencintai dakwah. Dia ingin memberi andil dalam perjuangan Islam sesuai dengan apa yang ia mampu.

Namun, kesempatan berjihad di jalan Allah tidak selalu tersedia, lagipula semua sahabatpun mampu melakukannya. Berinfak dijalan Allah pun tidak selalu bisa ia lakukan karena ia hanya seorang yang miskin yang tidak memiliki kebun, ternak maupun perniagaan.

Maka ia memutuskan untuk menjadi jalan dakwah dengan menjadi penyambung dakwah Nabi. Ia akan menyampaikan segala sesuatu yang didengar, dilihat dan dipahaminya dari segala sisi kehidupan Rasulullah SAW.

“Aku bukan lelaki yang kaya yang memiliki banyak kebun, pertanian dan peternakan sebagaimana kebanyakan lelaki dari kaum Anshor,” kata Abu Hurairah pada suatu ketika.

“Dan aku bukanlah seorang lelaki kaya yang memiliki banyak bisnis perniagaan seperti yang dimiliki oleh kebanyakan kaum muhajirin,” lanjutnya.

“Maka aku memiliki waktu yang lebih banyak dari mereka untuk bisa menghadiri majlis-majlis Nabi, selalu ada di dekat Nabi, di saat mereka sedang absent atau sedang dalam kesibukan. Dan aku bisa mengingat dengan sangat baik apa-apa yang Rasul tunjukan, katakan dan jelaskan,” jawab Abu Hurairah.

Pada suatu waktu, bertahun-tahun setelah Rasul wafat dan kekhalifahan telah diganti oleh beberapa sahabat Nabi, Marwan bin Hakam yang hidup pada masa kekhalifahan Bani Umayyah bermaksud menguji ingatan Abu Hurairah. Ia diminta untuk menyebutkan beberapa Hadis yang diketahuinya, dan tanpa sepengetahuan Abu Hurairah seseorang pencatat menuliskan apa yang ia ucapkan.

Setelah setahun berlalu, Marwan kembali memanggil Abu Hurairah dan memintanya untuk menyampaikan sejumlah hadits yang sama seperti tahun lalu. Ternyata, Abu Hurairah menyebutkan hadis-hadis tersebut dalam susunan kata yang sama persis dengan yang ia sampaikan setahun lalu. Maka Marwan pun semakin yakin bahwa Abu Hurairah memiliki ingatan yang sangat kuat.

Abu Hurairah tidak hanya dikaruniai ingatan yang kuat, tetapi Allah juga memberinya umur yang panjang, yaitu kurang lebih 78 tahun. Dia hidup hampir 50 tahun selepas wafatnya Nabi dan melewati berbagai macam masa pemerintahan Islam.

Tetapi satu yang tak pernah berubah. Ia terus memberikan andil bagi umat Islam yaitu dengan menyampaikan hadits-hadits Rasulullah SAW. Semoga Allah meridhainya.

TFA manasek adalah perusahaan nasional yang telah berpengalaman dalam bidang handling jamaah haji-umrah, Layanan Visa & Tiket, Hotel & Katering, Transportasi dan Paket Wisata Timur Tengah.

Contact

  • Menara165
    Lobby Convention
    Jl. TB. Simatupang, Kec. Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, DKI Jakarta 1256
  • Tel.: +1 998 150 30 20
  • Mail : info@tfamanasek.com

© 2021, TFA manasek. All Rights Reserved