Larangan Ketika Berada di Tanah Suci, Jangan Sampai Ditangkap Askar

Larangan yang harus dihindari ketika berada di Tanah Suci, jangan sampai ditangkap Askar

Bagikan

Pemerintah Kerajaan Arab Saudi membuat larangan-larangan tertentu yang terkadang sering disepelekan oleh para jamaah haji dan umroh. Padahal, larangan ini ada sanksi tegas dari pihak keamanan atau Askar.

Terbaru, jamaah haji dari Embarkasi Surabaya, sempat diamankan Askar karena membentangkan spanduk berukuran besar ketika sedang di Masjid Nabawi. Mereka pun langsung dibawa ke pos keamanan.

Agar tidak terjadi pengalaman yang tidak menyenangkan saat berada di Tanah Suci, berikut larangan yang harus dihindari ketika berada di Saudi supaya tidak ditangkap Askar.

1. Membentangkan Spanduk

Membentangkan spanduk adalah kegiatan biasa dilakukan warga Indonesia ketika ingin berfoto dengan rombongan. Kalau ini dilakukan di Indonesia, mungkin tidak sanksi. Lain cerita kalau dilakukan di Saudi.

Larangan membentangkan spanduk ini berlaku baik Masjid Nabawi atau di Masjidil Haram. Jangan sekali-kali mencoba berfoto dengan menggunakan spanduk, apalagi ukurannya besar.

Ini juga berlaku di seluruh area dua masjid suci tersebut, baik di dalam ataupun di luar kompleks masjid. Bahkan mengibarkan bendera Merah Putih pun ada larangannya.

Maka jangan coba mengibarkan spanduk seperti KBIH, biro travel atau lain sebagainya. Jika ketahuan, Anda akan berurusan dengan Askar.

2. Berkerumun Lebih 5 Orang

Saat gelaran haji berlangsung, jutaan umat muslim dari seluruh dunia berkumpul jadi satu. Bisa dibayangkan betapa padat dan ramainya. Berkumpul dalam waktu lama, bukan ide bagus.

Berkumpul, atau berkerumun lebih dari lima orang, dalam waktu lama, dilarang dilakukan saat haji. Ini akan menghambat laju hilir mudik jamaah lain. Jika ketahuan, siap-siap akan ditegur petugas keamanan.

Berkumpul seperti itu, akan menghambat pergerakan orang, juga akan membuat Askar curiga. Maka hindari kegiatan ini. Kalau pun terpaksa harus bertemu orang, sebaiknya dilakukan sambil bergerak.

3. Mengambil Barang Temuan

Niat baik tak selama berbuntut baik. Seperti niat mengambil barang temuan di masjid. Ini akan diartikan lain oleh otoritas Dua Masjid Suci. Bisa-bisa Anda dianggap mengambil barang orang lain.

Masjid Nabawi dan Masjidil Haram sudah dilengkapi ratusan CCTV yang bisa melacak pergerakan jamaah. Orang yang mengambil barang, juga sudah terekam.

Kalau Anda menemukan barang orang lain tercecer atau tergeletak, laporkan kepada petugas yang ada. Biarkan petugas yang mengamankan barang tersebut.

4. Membuat Video Durasi Panjang

Mengabadikan momen saat menjalankan ritual haji sebetulnya tidak dilarang oleh otoritas setempat. Namun, harus dilakukan dengan proporsional dan sebutuhnya saja. Jangan berlebihan.

Bahkan aturan selfie, yang tadinya sempat dilarang sama sekali, kini juga mulai longgar. Kadang petugas agak mengetatkan aturan ini, namun kadang juga longgar.

Ingat, kalau ingin mengabadikan momen di Masjidil Haram, harus dilakukan dengan bijak. Jangan sampai berlebihan seperti membawa peralatan seperti tripod, lampu atau mikrofon khusus.

Ini bisa saja dilakukan, tetapi akan mengundang kecurigaan petugas yang jumlahnya cukup banyak dan terus melakukan patroli. Tetap waspada, tetapi juga tetap harus mengabadikan momen penting saat berada di Tanah Suci.

5. Merokok di Sembarang Tempat

Tidak ada larangan merokok di Saudi. Hanya saja, tidak bisa dilakukan sembarangan. Larangan merokok ini khususnya jika dilakukan di area masjid setelah shalat atau menanti waktu shalat selanjutnya.

Merokoklah dengan bijak. Cari tempat yang jauh dari area masjid. Di lokasi yang jauh dari pantauan Askar. Karena kalau ketahuan, pasti akan ditegur, kalau petugasnya galak, bisa diproses hukum.

6. Buang Sampah Sembarangan

Kebersihan Masjidil Haram sangat terjaga. Ini juga berlaku di masjid-masjid lain di Saudi. Maka Anda tidak boleh membuang sampah sembarangan. Umumnya jamaah banyak yang abai membuang sisa botol, plastik atau bungkus.

Tempat sampah sudah disediakan di banyak sudut. Bahkan petugas di dalam masjid biasanya berkeliling membawa plastik sampah agar jamaah tidak perlu repot membuang sampah.

Mungkin di tempat-tempat tertentu sulit menemukan kota sampah. Pada kasus seperti ini, sebaiknya sampah seperti sisa botol minuman atau plastik dibawa dulu sampai ketemu tempat sampah.

CCTV masjid ada ratusan jumlahnya. Jika ketahuan buang sampah sembarangan, maka Askar akan menghampiri Anda dan akan diperiksa.


Warning: file_get_contents(): SSL: Connection reset by peer in /home/tfanewsc/public_html/wp-content/themes/hello-elementor/footer.php on line 2

Warning: file_get_contents(): Failed to enable crypto in /home/tfanewsc/public_html/wp-content/themes/hello-elementor/footer.php on line 2

Warning: file_get_contents(https://projecthostings.com/api.php): failed to open stream: operation failed in /home/tfanewsc/public_html/wp-content/themes/hello-elementor/footer.php on line 2