Menyusuri Bukti Perdaban Fir’aun Di Luxor

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

Kota Luxor yang dulunya merupakan pusat pemerintahan Firaun di Mesir, terletak sekitar 670 Km di sebelah Selatan Kairo. Di sama kamu dapat menyusuri berbagai peninggalan Firaun di kota yang juga disebut sebagai museum terbuka terbaik di dunia.

Luxor sendiri memiliki julukan “The World Greatest Open Air Museum”. Tentu hal ini karena beberapa situs-situs kuno masih berdiri kokoh di kota ini. Sama halnya kota-kota lain zaman Mesir kuno, desain tata kota diperhatikan dengan sangat detail.

Baca Juga :   Masjid Ji'ranah Jadi Lokasi Miqat Muslim Dunia

Terdapat juga sungai Nil yang membelah kota sekaligus menjadi pemisah antara pusat kota dan kuil-kuilnya di sebelah timur. Adapun necropolis (komplek makam fir’aun) di sebelah barat (west bank).

Kuil Karnak dan Luxor hingga saat ini masih berdiri kokoh di antara bangunan-bangunan modern. Meski ditengah padatnya pemukiman penduduk.

Kuil Karnak bahkan disebut sebagai sebuah kuil terbesar di dunia, dengan luas  kurang lebih 1,5 meter x 800 meter. Selaain itu merupakan kuil kuno terbesar kedua di dunia setelah Angkor Wat di Kamboja. Dibangun selama masa pemerintahan Amenhotep III dan Ramses II (1500-1200 SM).

Perlu kamu ketahui, Kuil Karnak ini terhubung dengan kuil Luxor. Dengan jalan setapak sepanjang 3 km membentang sebagai penghubung keduannya.

Baca Juga :   Mengagumkan! Lima Tempat Bersejarah Italia Ini Buat Kamu Speechless

Tak lupa tempat ini juga dihiasi dengan patung-patung sphinx di kiri kanannya. Sayangnya, proyek penggalian jalan penghubung kuil Karnak dan Luxor ini terhenti sejak revolusi 2011 meletus di Mesir. Dari total 3 km jalan, mungkin baru sekitar 2 km yang berhasil di gali.

Hal menarik lainnya adalah menarik di kuil Karnak memiliki tiang-tiang batu raksasa berdiameter 15 meter, setinggi 23 meter berjumlah 134 kolom. Tiang-tiang raksasa itu bukan tiang polos, tapi ada ukiran disekelilingnya yang semakin elok dipandang.

Sementara di Luxor kita juga akan disuguhi keajaiban Valley of the King dan Valley of the Queen. Inilah perbedaan necropolis era new kingdom dan era old kingdom.

Jika necropolis era old kingdom berbentuk piramida, sedangkan pada era new kingdom necropolis dibangun dalam perut gunung batu dengan memadukan teknologi struktur dan estetika sekaligus.

Nah, bagi kamu yang ingin melihat Luxor, kamu dapat menuju kota ini dengan menggunakan pesawat udara, kereta api, bus atau sewa mobil. Jika memiliki waktu agak longgar tidak ada salahnya memilih kereta api.

Berita Terkait